Cinderamata Dan Oleh-oleh Khas Pacitan Yang Paling Digemari
Berbicara soal Pacitan maka mau
tidak mau ingatan kita tidak akan lepas dari tempat-tempat wisata alami seperti
Pantai Klayar, Pantai Soge, Goa Gong, dan tempat wisata lain yang memiliki
keindahan alam yang sulit ditandingi oleh tempat wisata di tempat lain.
Namun sangat sedikit yang
mengetahui bahwa Pacitan juga mempunyai ciri khas lain selain tempat wisata, sayangnya,
hal ini juga diperparah dengan pemberitaan media yang terlalu menonjolkan
tempat wisata dan mengabaikan sisi lain kota Pacitan yang seharusnya juga layak
mendapat perhatian. Yaitu cindera mata dan oleh-oleh khas Pacitan.
Oleh karena itu, tulisan ini akan
membahas berbagai macam oleh-oleh dan cindera mata yang dapat dibawa pulang
wisatawan setelah puas menikmati keindahan tempat wisata di Pacitan.
Sedikit yang
mengetahui bahwa di Pacitan juga terdapat sentra pengrajin batik, khususnya di
Kecamatan Ngadirojo, salah satu hasil kerajinan mereka ialah Batik Pace. Yang
membuat unik batik Pace dibanding batik lainnya adalah, paduan motif pace
ditampilkan dengan motif ukel dan bunga teratai. Terkadang, motif ini juga
ditambahi dengan motif batu-batuan Pacitan pada sela kekosongan ruang di motif
utama.
Sebenarnya
banyak sekali sentra kerajinan yang berlokasi di Pacitan, seperti penyedia jasalukis wajah, pembuatan gerabah, dan sentra batu akik, namun yang paling
menonjol ialah kerajinan batu akik.
Sentra kerajinan
batu akik berlokasi di Kecamatan Donorojo, setidaknya terdapat puluhan
pengrajin batu akik yang telah merintis usahanya sejak puluhan tahun silam. Yang
membuat batu akik Pacitan berbeda dengan akik lainnya adalah batu akik jenis
kalsedon, batu akik kalsedon merupakan salah satu jenis batu-batuan yang sangat
jarang ditemui di tempat lain, di Pacitan batu kalsedon merupakan salah satu
jenis batu unggulan yang memiliki motif halus dan bening.
Banyak sekali
wisatawan yang berujar “Belum ke Pacitan
jika belum menyicipi tahu tuna Pacitan”. Ucapan itu mungkin ada benarnya,
tahu tuna Pacitan merupakan salah satu makanan khas Pacitan yang paling
digemari oleh wisatawan.
Tahu tuna
merupakan makanan yang terbuat dari daging ikan tuna yang dicampur dengan
tepung tapioka. Cara mengkonsumsinya pun cukup bervariasi, ada yang langsung
digoreng, ada juga yang dikukus. Thu tuna juga dapat diolah menjadi bakso
ataupun siomay. Cara mendapatkannya pun tidak terlalu sulit, saat ini sudah
cukup banyak sentra pengolahan tahu tuna nyaris di setiap kecamatan di Pacitan.
Nasi Thiwul merupakan makanan
wajib yang harus dicoba wisatawan saat berkunjung ke Pacitan. Nasi thiwul
terbuat dari tepung gaplek yang dikeringkan. Nyaris restoran khas Pacitan
selalu menyediakan nasi thiwul sebagai menu utama. Pada umumnya, nasi thiwul
disediakan di rumah makan atau restoran yang berlokasi di dekat Pantai.




Tidak ada komentar